Upacara Hari Lahir Pancasila di Sintang

Editor: Redaksi author photo

Wakil Bupati Sintang Melkianus, saat memimpin jalannya upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang dilaksanakan di Lapangan Kodim 1205 Sintang, Sabtu (01/06/24). Foto:ist
Sintang, Kalbar||Senentang.id - Wakil Bupati Sintang Melkianus, memimpin jalannya upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang dilaksanakan di Lapangan Kodim 1205 Sintang, Sabtu (01/06/24).

Sementara itu, bertindak selaku komandan upacara, Letda Inf. Gusti Agung. S. Yoga, Perwira Upacara Kompol A’ang Permana, Pembaca Teks Pancasila Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang Yustinus, J, Pembaca Naskah Pembukaan UUD 1945 Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang Herkulanus Roni.

Prosesi Upacara diawali dengan penampilan Drum Band dari Gita Kirana SMPN 01 Sintang, kemudian dilanjutkan dengan Pengibaran Bendera Merah Putih oleh Tim Paskibra Duta Pancasila Tahun 2023 Kabupaten Sintang.

“Pada hari ini, 1 Juni 2024, kita memperingati Hari Lahir Pancasila. Hari ketika Bung Karno, sebagai Proklamator Kemerdekaan, Bapak Pendiri Bangsa, pertama kali memperkenalkan Pancasila melalui pidatonya pada tahun 1945 di depan sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK),” ujar Wakil Bupati Sintang, saat membacakan pidato Ketua Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia.

Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2024 ini mengambil tema "Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045". Tema ini mengandung maksud bahwa Pancasila menyatukan kita dengan segala perbedaan suku, agama, budaya, dan bahasa dalam menyongsong 100 tahun Indonesia Emas yang maju, mandiri dan berdaulat.

“Patut kita syukuri sebagai sebuah bangsa yang majemuk, Pancasila dan nilai-nilai yang dikandungnya menjadi bintang yang memandu kehidupan bangsa agar sesuai dengan cita-cita pendirian negara,” imbuhnya.

Keberadaan Pancasila merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa untuk bangsa Indonesia. Di dalam Pancasila terkandung nilai-nilai luhur yang menjunjung tinggi nilainilai inklusivitas, toleransi, dan gotong royong. Keberagaman yang ada merupakan berkat yang dirajut dalam identitas nasional "Bhinneka Tunggal Ika.

“Dalam momentum yang sangat bersejarah ini, saya mengajak komponen bangsa di mana pun berada untuk bahu membahu membumikan nilai-nilai Pancasila ke dalam setiap aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” lanjutnya

Sebagai meja statis, Pancasila terbukti mampu mempersatukan kita dalam menghadapi beragam gelombang tantangan dan ujian sejarah, sehingga sampai dengan saat ini Indonesia tetap berdiri kokoh dan tangguh sebagai bangsa yang besar. Sedangkan sebagai leitstar dinamis, Pancasila merupakan bintang penuntun yang membawa Indonesia pada gerbang kemajuan dan kemakmuran di era globalisasi teknologi dan informasi sekarang ini.

“Pancasila harus senantiasa kita jiwai dan pedomani agar menjadi ideologi yang bekerja, yang dirasakan kehadiran dan manfaatnya oleh seluruh tumpah darah Indonesia. Selain regulasi yang berlandaskan pada semangat dan jiwa Pancasila, kita juga perlu keteladanan yang tercermin dari etika, integritas, dan karakter para pemimpin dan rakyat Indonesia,” pungkasnya. (rilis)

 

Share:
Komentar

Berita Terkini