FKUB Diharapkan Mampu Mensosialisasikan Regulasi yang Dibuat oleh Pemerintah kepada Masyarakat

Editor: Redaksi author photo

Kegiatan Pembinaan Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Sekada. [foto:di]
SEKADAU, SN - Pemerintah Kabupaten Sekadau melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar Kegiatan Pembinaan Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Sekadau , dengan Tema ‘Memelihara Toleransi dan Kerukunan Beragama Dalam Kehidupan Bermasyarakat, Berbangsa dan Bernegara’. Kegiatan bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama, Komplekerkantoran Pemerintah Daerah Kabupaten Sekadau, Rabu [25/10/2023].

Pada kesempatan ini, Ketua FKUB kabupaten Sekadau, Paulus Lion mengatakan bahwa FKUB kabupaten Sekadau beranggotakan 17 orang.

Disampaikannya bahwa tujuan mengikuti pembinaan kerukunan umat beragama ini untuk membangun kemitraan yang harmonis, menyamakan persepsi dan toleransi antar agama, memperkuat komitmen penanganan keagamaan, menampung aspirasi umat beragama dan masyarakat, serta opitamalisasi pemberdayaan umat beragama di Kabupaten Sekadau.

“Kegiatan ini mengambil tema "memelihara toleransi dan kerukunan beragama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara," kata Paulus Lion.

Di tempat yang sama pula, Wakil Bupati Sekadau, Subandrio mengatakan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)  didirikan atas dasar perbedaan.

Kita mengetahui bahwa dari Sabang sampai Merauke, berbagai macam suku, agama dan budaya,” katanya.

"Seluruh dunia acung jempol terhadap bangsa Indonesia karena bangsa kita memiliki landasan yang sangat kuat  yaitu Pancasila dan Undang-undang Dasar (UUD) 1945," tuturnya.

Subandrio juga mengatakan bahwa pada tahun 2024 mendatang Indonesia akan menghadapi pesta demokrasi yaitu Pemilihan Umum (Pemilu) serentak.

Dengan masyarakat kita yang flural bisa saja menciptakan gesekan-gesekan pada saat Pemilusehingga  diperlukan kedewasaan kita dalam menghadapi itu semua, ujarnya.

"Maka dari itu, kita juga harus bijak menggunakan Media Sosial (Medsos) dan harus bisa memfilter informasi-informasi yang ada di medsos, baik di facebook, tiktok, twitter dan media sosial lainnya," pesan Subandrio.

“Menjaga demokrasi merupakan tugas kita bersama untuk menghindari terjadinya konflik-konflik baik vertikal maupun horizontal,” tambah Subandrio lagi.

Orang nomor dua di Bumi Lawang Kuari ini berharap FKUB dapat mendeteksi dan pemetaan kerukunan umat beragama khusunya di wilayah kabupaten Sekadau.

"Saya mengucapkan terimakasih kepada Kesbangpol kabupaten Sekadau yang sudah menginisiasi kegiatan ini, demi menjaga daerah kitaagar selalu kondusif," ungkap Subandrio yang juga sebagai Dewan Penasehat FKUB kabupaten Sekadau.

Wabup Subandrio berharap dengan diadakannya kegiatan ini mampu meredam dan mencari solusi jika ada gangguan umat beragama, penyebab-penyebab konflik akibat jarang tatap muka yang langsung berasumsi buruk terhadap satu sama lain. Selain itu FKUB diharapkan mampu mensosialisasikan regulasi dan peraturan-peraturan yang dibuat oleh pemerintah daerah kepada masyarakat. [di/am]

Share:
Komentar

Berita Terkini