Tiap Sekolah Memiliki Program Kunjungan Pelajar ke Museum

Editor: Asmuni

Anggota DPRD Sintang, Senen Maryono. Foto:internet
SINTANG, Senentang.id – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Senen Maryono menyarankan, agar tiap sekolah memiliki program Kunjungan Pelajar ke Museum. Hal ini dapat mengedukasi pelajar akan sejarah dan peninggalannya, khusus di Kabupaten Sintang  ini.

“Program tersebut tentunya untuk mengajak siswa dan mahasiswa mencintai sejarah. Dengan begitu mereka juga bisa maksimal untuk mengenal sejarah dan budaya lokal, sehingga dapat juga dipromosikan kepada daerah lain melalui media sosial dan lainnya,” ujar Senen Maryono beberapa waktu lalu.

Mengunjungi museum, kata Senen tak lain untuk mengetahui bukti-bukti peninggalan yang bersejarah. Dengan mengenal sejarah Kabupaten Sintang, maka pelajar dan mahasiswa bisa melihat ragam benda bersejarah pada masa kerajaan Sintang di beberapa tahun silam.

“Semua benda-benda bersejarah tersebut tersimpan dengan rapi di lemari-lemari etalase yang tidak bisa dijangkau oleh tangan sembarangan. Sehingga keberadaannya masih terjaga dengan utuh. Benda-benda tersebutlah yang kita harapkan dapat dipelajari dan dipahami oleh pelajar kita sehingga mereka tahu nilai-nilai sejarahnya,” tuturnya.

Salah satu contoh kata Senen, museum yang ada di Kabupaten Sintang yang bisa menjadi tempat kunjungan pelajar yakni Museum Dara Juanti. Di sana menyimpan sejarah peradaban peninggalan Kerajaan Sintang yakni Istana Al Mukarramah.

“Sampai saat ini keberadaan museum sangat baik, bahkan menjadi tempat tinggal Sultang Sintang. Museum Dara Juanti ini pula bisa menjadi sarana edukasi bagi masyarakat, kalangan pelajar dan mahasiswa, agar tida mudah terpolarisasi atau dipengaruhi oleh budaya luar,” terangnya.

Senen juga mengatakan, museum membantu setiap orang melihat berbagai macam dimensi tempat, dimensi waktu, dan juga hal lainnya yang lebih luas. Di Indonesia, termasuk Kabupaten Sintang ada banyak sekali kebudayaan yang dapat diketahui di museum. Bisa memilihnya untuk menjadi tujuan wisata sekaligus tempat mempelajari berbagai pengetahuan.

“Museum Dara Juanit tidak semata untuk menyimpan barang-barang dengan nilai sejarah semata, namun ada sisi positif lainnya. Ada manfaat lain, yakni keberadaan museum bisa bermanfaat bagi siapa saja,” pungkasnya. (*)

Share:
Komentar

Berita Terkini